« Cacat Perhitungan Konstruksi ketika Survey | トップページ | Penilaian Umum Teknik Konstruksi »

2019年10月 8日 (火)

Penguatan Detail Slab Beton

Penguatan detail slab dilakukan berdasarkan kondisi pendukungnya. Lempengan dapat didukung pada dinding atau balok atau kolom. Slab yang didukung langsung oleh kolom disebut slab datar.
 
Lempengan yang didukung pada dua sisi dan pelengkungan terjadi secara dominan dalam satu arah saja yang disebut Lempeng Satu Arah. Di sisi lain, ketika slab didukung di keempat sisi dan pelengkungan yang terjadi dalam dua arah dikatakan sebagai Two Way Slab.

Lempengan yang memiliki rasio panjang yang lebih panjang dengan panjang yang lebih pendek (Ly / Lx) lebih besar dari 2 disebut lempengan satu arah sebaliknya sebagai lempengan dua arah. Dalam satu cara tulangan utama slab sejajar dengan arah yang lebih pendek dan tulangan yang sejajar dengan arah yang lebih panjang disebut baja distribusi. Penguatan utama slab dua arah disediakan di kedua arah.

Lembaran dapat dengan mudah didukung, kontinu atau kantilever. Dengan lempengan dua arah, sudut-sudutnya bisa ditekan oleh pengekang atau bisa diangkat. Penguatan torsion tambahan diperlukan di sudut-sudut ketika ditahan agar tidak terangkat seperti yang cara membuat genteng ditunjukkan pada Gambar.1.

Rincian Slab dengan Pojok yang Ditahan
 
Ketebalan pelat ditentukan berdasarkan rasio bentang ke kedalaman yang ditentukan dalam IS456-2000. Penguatan minimum adalah 0,12% untuk batangan HYSD dan 0,15% untuk batangan baja ringan. Diameter batang yang umumnya digunakan dalam pelat adalah: 6 mm, 8 mm, 10 mm, 12 mm, dan 16 mm.

Diameter maksimum batang yang digunakan dalam pelat harus tidak melebihi 1/8 dari total ketebalan pelat. Jarak maksimum bar utama dibatasi hingga 3 kali kedalaman efektif atau 300 mm yang mana yang kurang. Untuk bilah distribusi, jarak maksimum ditentukan sebagai 5 kali kedalaman efektif atau 450 mm yang lebih rendah.

Penutup jelas minimum untuk bala bantuan dalam slab tergantung pada kriteria daya tahan dan ini ditentukan dalam IS 456-200. Biasanya penutup 15mm hingga 20mm disediakan untuk bala bantuan utama. Bar utama alternatif dapat diputar di dekat penopang atau bisa ditekuk pada 1800 di tepi dan kemudian diperpanjang di atas di dalam lempengan seperti yang ditunjukkan pada Gambar.1. Curtailment dan cranking bar dan ditunjukkan pada Gambar. 2.

Penguat torsi harus disediakan di setiap sudut di mana pelat hanya didukung pada kedua sisi pertemuan di sudut itu dan dicegah dari mengangkat kecuali konsekuensi dari retak dapat diabaikan. Ini harus terdiri dari tulangan atas dan bawah, masing-masing dengan lapisan palang ditempatkan sejajar dengan sisi pelat dan memanjang dari tepi jarak minimum seperlima dari rentang yang lebih pendek.

Luas tulangan per unit lebar di masing-masing empat lapisan ini harus tiga perempat dari luas yang dibutuhkan untuk momen tengah tengah maksimum per unit lebar di slab.

Penguatan puntir sama dengan setengah yang dijelaskan ukuran pipa besi di atas harus disediakan pada sudut yang terkandung oleh ujung-ujung hanya satu yang pelatnya kontinu. Penguatan torsi yang akan diberikan ditunjukkan pada Gambar. 3 di bawah ini.

Penguatan Torsional dalam Lembaran Penguatan torsional dalam Lembaran
Gambar yang menunjukkan perincian tulangan memiliki rencana yang menunjukkan tulangan yang khas di kedua arah dan elevasi penampang. Perincian tipikal slab ditunjukkan pada Gambar.4 dan 5.

Sebuah bangunan ditata dengan jelas untuk menentukan garis besar penggalian dan garis tengah dinding, sehingga konstruksi dapat dilakukan tepat sesuai dengan rencana. Metode garis tengah pengaturan umumnya lebih disukai dan diadopsi.

1. Dari rencana (gbr 1), garis tengah dinding dihitung. Kemudian garis tengah ruangan ditetapkan dengan menetapkan tegak lurus dalam rasio 3: 4: 5. Misalkan titik sudut adalah a, b, c, d, e, f dan g yang ditandai dengan pasak dengan paku di atasnya.

2. Pengaturan titik sudut diperiksa sesuai dengan diagonal ac, bd, cf dan eg.
 
3. Selama penggalian, titik pusat a, b, c, d, e, f, g dapat dihilangkan. Oleh karena itu, garis tengah diperpanjang dan titik tengah ditandai sekitar 2m dari tepi luar galian.

Dengan demikian poin A1, A2, B1, B2 dan juga ditandai di luar parit. Garis tengah ditunjukkan dengan jelas dengan merentangkan benang atau tali. Titik pusat yang berjarak 2m dari penggalian ditandai dengan pasak duduk.

4. Dari detail rencana, lebar penggalian yang akan dilakukan juga ditandai dengan ulir dengan pasak pada posisi yang sesuai.

5. Lebar galian kemudian ditandai dengan kapur atau dengan alur dengan sekop.

6. Jika rencana jauh rumit dan mengikuti pola zig-zag, maka pasak tengah disimpan pada posisi yang sesuai sesuai dengan kondisi lokasi.

« Cacat Perhitungan Konstruksi ketika Survey | トップページ | Penilaian Umum Teknik Konstruksi »

コメント

コメントを書く

(ウェブ上には掲載しません)

« Cacat Perhitungan Konstruksi ketika Survey | トップページ | Penilaian Umum Teknik Konstruksi »

2019年10月
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    

最近のコメント

無料ブログはココログ